Pages

Saturday, 18 January 2014

PRAKTIK KIMIA LARUTAN ASAM BASA

KATA PENGANTAR

Puji Syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan penulisan laporan pratikum kimia yang berjudul “ Larutan asam dan basa”.
            Dengan selesainya penulisan laporan pratikum ini, penulis mengucapkan terimakasih kepada ……………………. sebagai Kepala …………………………..,, ……………………... selaku pembimbing dan semua pihak yang telah membantu dalam penulisan laporan  ini. Semoga Allah SWT selalu melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita semua.
Penulis menyadari dalam penulisan laporan  ini masih jauh dari sempurna baik bentuk, tata susunan kalimat, maupun cara penulisannya. Dengan berbagai kekurangan inilah, Penulis mohon kepada pembaca agar dapat memberikan kritik dan saran yang bersifat membangun demi kebaikan dimasa depan.
Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Amin

Belitang,     Oktober 2011

Penulis
                                                                                               

MOTTO

Jalan untuk mewujudkan masa depan adalah dengan menciptakan masa depan itu sendiri.
(Peter F.Druker)


Tidak semua yang kita hadapi dapat diubah, tetapi tidak ada sesuatu pun yang dapat diubah sebelum kita menghadapinya.
(J. Baldwin)








v
 
 




DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ...........................................................................  i
KATA PENGANTAR......................................................................... ii
MOTTO................................................................................................ iii
DAFTAR ISI ........................................................................................  vi
BAB I PENDAHULUAN
1.1  Landasan Teori .................................................................. 1     
1.2  Rumusan Masalah ............................................................  2
1.3  Tujuan Penelitian ..............................................................  2
           1.4  Manfaat Penelitian .............................................................  2

BAB II METODOLOGI PENELITIAN
        2.1  Tempat dan Waktu............................................................. 3
      2.2  Metode dan Pengumpulan Data....................................... 3
        2.3  Cara Kerja............................................................................ 3
    
BAB III HASIL DAN PEMBAHASAN
3.1   Pengamatan Pada Tetesan Bunga Sepatu ................. 4     
3.2   Pengamatan Pada Tetesan Larutan Kunyit ................. 5     

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
      4.1  Kesimpulan........................................................................... 6
        4.2  Saran.................................................................................... 6

DAFTAR PUSTAKA

Bab I
Pendahuluan
1.1 Landasan Teori
Asam dan Basa merupakan dua golongan zat kimia yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Berkaitan dengan sifat asam basa, larutan dikelompokkan dalam tiga golongan, yaitu bersifat asam, bersifat basa, dan bersifat netral. Asam dan Basa memiliki sifat-sifat yang berbeda, sehingga kita dapat menentukan sifat suatu larutan. Untuk menentukan suatu larutan bersifat asam atau basa, ada beberapa cara. Yang pertama menggunakan indikator warna, yang akan menunjukkan sifat suatu larutan dengan perubahan warna yang terjadi. Misalnya Lakmus, akan berwarna merah dalam larutan yang bersifat asam dan akan berwarna biru dalam larutan yang bersifat basa. Sifat asam basa suatu larutan juga dapat ditentukan dengan mengukur pH-nya. pH merupakan suatu parameter yang digunakan untuk menyatakan tingkat keasaman larutan. Larutan asam memiliki pH kurang dari 7, larutan basa memiliki pH lebih dari 7, sedangkan larutan netral memiliki pH=7. pH suatu larutan dapat ditentukan dengan indikator pH atau dengan pH meter.
Adapun beberapa pendapat mengenai teori asam dan basa sebagai berikut :
1.      Menurut Svante August Arrhenius ( 1859-1927)
 Asam adalah zat yang dalam air melepaskan ion H+. dengan kata lain, pembawa sifat asam adalah ion H+.
Dirumuskan dengan :
HxZ(aq)---------»xH+(aq) + Zx-(aq).
Basa adalah zat yang dalam air menghasilkan ion hidroksida (OH-). dengan kata lain,pembawa sifat basa adalah (OH-).
Dirumuskan dengan :
M(OH)x(aq)---------»Mx+(aq) + xOH-(aq).


2.      Menurut  Bronsted-Lowry
Asam ialah proton donor, sedangkan basa adalah proton akseptor.  Konsep asam basa yang lebih umum diajukan oleh Johannes Bronsted, Basa adalah zat yang dapat menerima proton. Ionisasi asam klorida dalam air ditinjau sebagai perpindahan proton dari asam ke basa.
HCl + H 2 O --> H 3 O + + Cl -
Demikian pula reaksi antara asam klorida dengan amoniak, melibatkan perpindahan proton dari HCl ke NH 3 .
HCl + NH 3 NH 4 + + Cl -
Reaksi umum yang terjadi bila asam dilarutkan ke dalam air adalah:
HA + H 2 O H 3 O + + A -
Manfaat dari teori asam basa menurut Bronsted – Lowry adalah sebagai berikut:
1. Aplikasinya tidak terbatas pada pelarut air, melainkan untuk semua pelarut yang mengandunh atom Hidrogen dan bahkan tanpa pelarut.
2. Asam dan basa tidak hanya berwujud molekul, tetapi juga dapat berupa anion dan kation.


1.2  Rumusan Masalah
            Adapun rumusan masalah yang timbul yaitu “ Bagaimana cara mengetahui sifat asam dan basa dari ekstrak Bunga Sepatu dan Kunyit ?”.

1.3  Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian larutan asam dan basa adalah untuk mengetahui sifat dari larutan Asam dan Basa.
1.4   Manfaat Penelitian
Manfaat penelitian ini adalah sebagai berikut :
1.      Untuk para siswa dan pembaca, dapat memberikan gambaran yang nyata tentang pelajaran kimia.
2.      Untuk penulis, menambah wawasan dan pengetahuan.



















Bab II
Metodologi Penelitian

Dalam penelitian ini tidak terlepas dari metodologi yang ada. Maka penulis dapat memaparkan metodologi yang dapat menunjang penelitian ini antara lain :
2.1  Tempat dan Waktu
Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Kimia SMAN 1 Belitang, hari Rabu 20 Oktober 2011.
2.2  Metode dan Teknik Pengumpulan Data
Data yang diperoleh dalam penelitian ini bersumber dari eksperimen dan observasi.
2.3 Penentuan Alat dan Bahan
1.      Alat dan Bahan :

Ø      Alat     :
1.      Tabung Reaksi.
2.      Jarum suntik.
3.      Alat penumbuk.
4.      Pipet .
5.      Spantula.
Ø      Bahan :
1.      Gula.
2.      Garam.
3.      Bunga Sepatu.
4.      Parutan Kunyit.
5.      Alkohol.
6.      Coca Cola.
7.      Air murni ( Aqua).

2.4  Cara Kerja
1.      Tumbuk bunga Sepatu lalu ambil ekstraknya.
2.      Masukkan zat A, B, C, D, E ke dalam tabung reaksi, dan ukurlah 1 cm.
3.      Teteskan ekstrak bunga Sepatu sebanyak 5 tetes  ke dalam masing- masing tabung.
4.      Goyangkan tabung reaksi, amatilah perubahan warnanya.















                                                                     BAB III
HASIL DAN PEMBAHASAN
3.1 Pengamatan pada tetesan ekstrak Bunga Sepatu









Gambar 1. Pemasukan ekstrak bunga Sepatu pada zat yang sudah dituangkan ke tabung reaksi.









Gambar 2. Perubahan warna karena tetesan ekstrak Bunga Sepatu pada zat.







Tabel pengamatan tetesan dari ekstrak Bunga Sepatu.
Zat
Perubahan warna
Asam
Basa
Netral
A
Ungu (Keruh)


B
Ungu ( Keruh)


C
Merah ( Terang)


D
Ungu ( Keruh)


E
Merah (Jernih)


F
Merah( Terang)


Larutan Kunyit
Kuning (Keruh)


Larutan Garam
Ungu (Keruh)


Larutan Gula
Kuning( Keruh)



3.2  Pengamatan pada tetesan Larutan Kunyit








Gambar 3. Pemasukan larutan Kunyit ke dalam zat
di tabung reaksi.













Gambar 4. Perubahan yang terjadi setelah penetesan larutan Kunyit pada zat yang sudah dituangkan ke dalm tabung reaksi.

Table pengamatan tetesan dari Larutan Kunyit.
Zat
Perubahan warna
Asam
Basa
Netral
A
Kuning ( Keruh)


B
Kuning ( Keruh)


C
Kuning ( Jernih)


D
Kuning (Keruh)


E
CoklatMuda(Keruh)


F
Merah (Terang)


Larutan Garam
Kuning(Keruh)


Larutan Gula
Kuning (Keruh)


Ketentuan
Ø      Kertas merah jadi biru                     => Basa
Ø      Kertas biru tetap biru                       => Basa
Ø      Kertas merah tetap merah              => Asam
Ø      Kertas biru menjadi merah             => Asam
Ø      Kertas merah tetap merah              => Netral
Ø      Kertas biru tetap biru                       => Netral

BAB IV
PENUTUP
4.1  Kesimpulan
v     Apabila dua zat dalam bentuk larutan yang berbeda disatukan dalam suatu tempat maka akan menghasilkan suatu reaksi yang bersifat Netral, Asam atau Basa dan dapat merubah warna.
v     Bila campuran zat tersebut mengubah warna merah menjadi biru, maka larutan tersebut bersifat basa ( keruh).
v     Bila campuran dalam larutan zat tersebut mengubah warna biru menjadi merah maka larutan tersebut bersifat asam ( terang).
v     Bila campuran zat dalam larutan tidak berubah warnanya, maka larutan tersebut bersifat netral ( jernih).

4.2  Saran
Sebaiknya dalam melakukan penelitian ini dilakukan secara hati-hati karena menggunakan zat kimia yang digunakan berbahaya.









DAFTAR PUSTAKA

http://klikbelajar.com/pelajaran-sekolah/pelajaran-kimia/pengertian-asam-basa-dan-garam/