Pages

Monday, 21 January 2013

PERANAN ORGANISASI INTERNASIONAL DALAM MENINGKATKAN HUBUNGAN INTERNASIONAL

PERANAN ORGANISASI INTERNASIONAL DALAM MENINGKATKAN HUBUNGAN INTERNASIONAL
Or ganisasi Internasional
    Organisasi internasional atau yang disebut “multilateralisme’’ adalah suatu istilah hubungan internasional yang menunjukan kerja sama antar beberapa negara.Sebagian besar organisasi internasional seperti PBB dan WTO bersifat multilateral.Pendukung utama multilateralisme secara tradisional adalah negara-negara berkukatan menengah seperti Kanada dan negara negara Nordik.

1.Perserikatan Bangsa-Bangsa
    a.Sejarah Singkat PBB
        PBB adalah sebuah organisasi internasional yang anggotanya hampir seluruh negara di dunia.Lembaga ini dibentuk untuk memfasilitasi hukum internasional,lembaga ekonomi,dan perlindungan social.
        Atas usulan presiden AS,Woodrow Wilson pada tanggal 10 januari 1920 dibentuk suatu organisasi internasional yang diberi nama Liga Bangsa-Bangsa(League of Nations).Tujuan dari Liga Bangsa-Bangsa ini adalah mempertahankan perdamaian internasional dan menigkatkan kerja sama intenasional.
        Tugas dari Liga Bangsa-Bangsa adalah menyelesaikan sengketa secara damai,sehingga peperangan dapat dicegag.Ada beberapa hasil dari Liga Bangsa-Bangsa.Misalnya,Perjanjian Locarno(1925),dan Perjanjian Kallog Briand(1928).Akan tetapi,LBB tidak mampu menciptakan perdamaian dunia.Perang Dunia II pun meletus ini terjadi karena munculnya kekuasaan kaum nazi dibawah pimpinan Hitler(Jerman),dan Kaum Facis yang dipimpin Mussolini dari Italia,serta imperialis Jepang yang sudah menghianati isi LBB.
Pada saat peran dunia II berkecamuk,sangat dibutuhkan organisasi dunia untuk mengadakan kerjasama antar bangsa untuk mengatasi kerusuhan yang melanda dunia.Presiden AS,Franklin Delano Rooselvt dan PM Inggris,WinstonChurchiltelah mengadakan pertemuan yang menghasilkan Piagam Atlantik(Atlantik Charter)yang isi nya sebagai berikut ;

1.    Tidak melakukan perluasan wilayah diantara sesamanya.
2.    Menghormati hak setiap bangsa untuk memilih bentuk pemerintahan dan menetukan nasip sendiri.
3.    Mengakuai hak semua negara untuk turut serta dalam perdagangan dunia.
4.    Mengusahakan terbentuknya perdamaian dunia dimana setiap bangsa berhak mendapatkan kesempata untuk hidup bebas dari rasa takut dan kemiskinan.
5.    Mengusahakan penyelesaian sengketa secara damai.
Pokok-pokok piagam Atlantik itu pada tanggal 14 Agustus 1941 menjadi dasar Konferensi-konferensi internasional dalam menyelesaikan perang dunia ke II dan menuju pembentukan PBB.Beberapa pertemuan sebelum terbentuknya PBB antara lain sebagai berikut :
1.    Pada tanggal 14 Agustus 1941 berhasil disepakati Piagam Atlantik antara Presiden Amerika Serikat F.D Roosevelt dan Perdana Menteri Ingriss Wiston Churchil.
2.    Tanggal 30 Oktober 1943,di Moskow berhasil disepakati Deklarasi Moskow.
3.    Tahun 1944 dilangsungkan Konferensi Dumbarton Oaks di Washington DC.
4.    Tanggal 26 Juni 1945 berhasil ditandatangani Piagam PBB oleh 50 negara di San Fransisco.Pada tanggal 28 September 1950 Indonesia menjadi anggota PBB yang ke 50 dan mengundurkan diri pada tanggal 20 Agustus 1965 namun,pada tanggal 28 September 1966 Indonesia kembali masuk menjadi anggota PBB.
5.    Pada pertemuan Dumbarton Oaks,Washington DC disiapkan Piagam PBB.
    b. Tujuan PBB
1.    Memelihara perdamaian dan keamanan internasional.
2.    Mengembangkan hubungan persaudaraan antar bangsa.
3.    Menciptakan kerja sama dalam memecahkan masalah-masalah ekonomi,social-budaya,dan hak asasi manusia.
4.    Menjadikan PBB ebagai pusat usahadalam mewujudkan tujuan bersama cita-cita diatas.
    c. Asas PBB
1.    Berdasarkan persamaan kedaulatan dari semua anggotanya.
2.    Semua anggotan harus memenuhi dengan ikhlas kewajiban-kewajiban mereka sebagaimana tercantum dalam Piagam PBB
3.    Semua anggota harus menyelesaikan persengketaan-persengketaan internasional dengan jalan damai tanpa membahayakan perdamaian .keamanan,dan keadilan.
4.    Dalam hubungan-hubungan internasional semua anggoa harus menjaui pengunaan ancaman atau kekerasan terhadap negara lain.
    d. Struktur Organisasi PBB
    1. Majelis Umum
        Keanggotan Majelis Umum adalah wakil seluruh anggota PBB dengan jalan setiap anggota berhak mengrimkan 5 wakilnya,tetapi hanya mempunyai 1 suara.Organisasi ini bersidang setiap bulan September atau sewaktu-waktu jika diminta oleh Dewan Keamanan.Bahasa ang digunakan adalah bahasa Spanyol,Cina,Inggris,Prancis,dan Rusia.
Tugan dan kekuasaan Majelis Umum PBB :
a.    Berhubungan dengan perdamaian dan keamanan internasional.
b.    Berhubungan dengan keuangan.
c.    Berhubungan dengan kerjasama ekonomi,kebudayaan,pendidikan,kesehataan,dan perikemanusiaan.
d.    Berhubungan dengan perwakilan internasional termasuk daerah yang belum mempunyai pemerintahan sendiri yang bukan daerah strategis.
e.    Memilih anggota tidak tetap Dewan Keamanan,Dewan Ekonomi dan Sosial,Dewan Perwalian,hakim Mahkamah Internasional,dsb.
f.    Mengadakan perubahan piagam.

    2. Dewan Keamanan
    Dewan ini beranggotakan 15 negara yang terdiri dari :
a.    Lima negara anggota tetap yang mempunyai hak veto,yaitu Inggris,Perancis,Rusia,Cina dan Amerika Serikat.
b.    Sepuluh anggota tidak tetap yang dipilih untuk masa 2 tahun oleh Majelis Umum PBB.
    Fungsi Dewan Keamanan :
a.    Memelihan perdamaian dan keamanan internasional.
b.    Menyelidiki tiap-tiap sengketa antarnegara.
c.    Menentukan adanya ancaman terhadap perdamaian.
d.    Mengadakan aksi militer terhadap Negara penerang.
e.    Mengusulkan metode penyelesain konfllik secara damai.
    3. Dewan Ekonomi dan Sosial PBB
    Dewan ini beranggotakan 54 negara yang dipilih oleh Majelis Umum tuntuk masa 3 tahun dan edikitnya bersidang 3 kali dalam 1 tahun.
    Tugas Dewan Ekonomi dan Sosial
a.    Mengamati,membuat laporan dan memberikan saran kepada Majelis Umum tentang persoalan ekonomi,social budaya,pendidikan dan ham.
b.    Memeberikan saran untuk meningkatkan kehormatan terhadap ham.
c.    Mempersiapkan rencana perjanjian untuk diajukan kepada Majelis Umum dan penyelenggaraan pertemuan internasional mengenai persoalan yang termasuk lingkup kekuasaannya.
    Organisasi-organisasi dibawah wewenang Dewan Ekonomi dan Sosial :
a.    WHO(World Health Organization) : organisasi kesehatan dunia.
b.    FAO(Food Agriculrure Organization) : organisasi pangan dunia.
c.    UNECO(United Nations Educational Scientific and Cultural Organization) : orgaisasi pendidikan,ilmu pengetahuan,dan kebudayaan dunia.
d.    ILO(International Labour Organization) : Organisasi buruh dunia.
e.    IMF(International Monetary Fund) : organisasi keuangan internasional.
f.    IBRD,World Bank,UNICEF dll

        4.Dewan Perwalian
Anggota dewan ini terdiri dari :
a.    Anggota yang menguasai daerah perwalian.
b.    Anggota tetap dewan keamanan.
c.    Sejumlah anggota yang dipilih majelis umum untuk masa 3 tahun.
Tugas dan fungsi Dewan Perwalian :
a.    Mempertimbangkan laporan dari penguasaan pemerintah dan menerima petisi dari daerah perwalian.
b.    Mengusahakan kemajuan penduduk daerah perwalian untuk mencapai kemerdekaan sendiri.
c.    Member dorongan untuk menghormati HAM.
d.    Mengambil tindakan yang sesuai dengan syarat dalam persetujuan perwalian.
    5.Mahkamah Internasional
    Badan ini merupakan lembaga peradilan internasional PBB yang berkedudukan di Dan Haag,Belanda . Organisasi ini beranggotakan 15 hakim agung yang dipilih oleh Majelis Umum dan Dewan Keamanan untuk masa  jabatan 9 tahun.
Tugas pokok Mahkamah Internasional adalah sbg berikut :
1.    Memeriksa perselisihan atau sengketa antara negara negara anggota PBB yang diserahkan pada Mahkamah Internasional
2.    Memberi pendapat pada majelis umum tentang penyelesaian sengketa antara negara anggota PBB.
3.    Menganjurkan Dewan Keamanan PBB untuk bertindak terhadap salah satu pihak yang menghiraukan keputusan Mahkamah Konstitusi.
4.    Memberi nasehat tentang persoalan hukum kepada Majelis Umum dan Dewan Keamanan.
6.Sekretariat
Badan ini terdiri dari secretariat jendral yang diangkat oleh Majelis Umum dan Dewan Keamanan untuk masa jabatan 5 tahun dan staf secretariat.

Tugas secretariat PBB :
a.    Mengurus segala kegiatan PBB.
b.    Mempersiapkan penyelengaraan pertemuan badan-badan utama PBB.
c.    Membuat laporan tahunan tentang kegiatan PBB.

e.    Peranan PBB
berikut ini adalah peranan PBB bagi bangsa-bangsa di dunia dalam upaya mewujudkan perdamaian,keamanan dan kesejahteraan.

1.    Menyelesaikan sengketa antara Indoneia-Belanda untuk masalah Irian Barat.
2.    Kampanye program anti penjajahan di Asia Afrika sehingga lahir Negara-negara merdeka.
3.    Menyelesaikan konflik Timur Tengah dengan Terusan Suez.
4.    Menyelesaikan konfrontasi Amerika Serikat dan Rusia masalah penempatan peluru kendali di Kuba.
5.    Menempatkan pasukan perdamaian di berbagai Negara yang sedang konflik.
6.    Memberikan bantuan keuangan ,fasilitas,dan tenaga ahli untuk pembangunan kesejahteraan masyarakat di Negara berkembang.
7.    Member bantuan dana untuk renovasi bangunan bersejarah seperti Candi Borobudur.
8.    Membantu penaggulangan penyakit kronis dan menular seperti cacar dan HIV.
9.    Memberikan bantuan kepada pengungsi internasional melalui UNHCR.

2.Association Of South East Asian Nations(ASEAN)
   
        Pada tahun 1967 lima Negara Asia Tenggara telah sepakat untuk mengadakan kerja sama.Lima Negara tersebut ialah Indonesia,Singapura,Malaysia,Filipinadan Thailand.Pada tanggal 8 Agustus 1967 terbentuklah suatu perhimpunan bangsa-bangsa di Asia Tenggara.

a.    Tujuan ASEAN
1.    Mempercepat pertumbuhan ekonomi,kemajuan social serta pengembangan kebudayaan.
2.    Meningkatkan perdamaian dan stabilitas regional
3.    Meningkatkan kerja sama yang aktif serta saling membantu atu sama lain.
4.    Saling memberikan bantuan dalam bentuk sarana – saran latihan dan penelitian
5.    Bekerja sama dengan lebih efektif dalam bidang pertanian,industridan perdagangan.
6.    Meningkatkan studi-studi tentang Asia Tenggara
7.    Memelihar kerja sama yang erat dan berguna.

b.    Struktur ASEAN
1.    Sebelum Konferensi Tingkat Tinggi(KTT) Pertama di Bali 1976.
a.    Sidang Tahunan Para Menteri
Sidang ini merupakan sidang tertinggi yang dihadiri oleh para menteri luar negeri negara ASEAN yang di adakan di setiap negara ASEAN menurut giliran abjad
b.    Standing Committee
Komite ini sebuah badan yang bersidang di antara dua Sidang Menteri-Menteri Luar Negeri ASEAN untuk menangani-menagani persoalan-persoalan yang memerlukan keputusan para menteri dan beranggotakan para duta besar negara-negara anggota ASEAN di negara tersebut.
c.    Komite-komite tetap dan komite-komite khusus.
d.    Secretariat nasional ASEAN pada setiap negara anggota ASEAN.



2.    Sesudah KTT Bali 1976
    Pada KTT pertama yang dihadiri kelima kepala negara anggota ASEAN pada tahun 1976 di Bali ,dihasilkan tiga deklarasi.Salah satu diantaranya ialah Declaration of ASEAN Concord yang memberikan kesempatan untuk meninjau struktur organisasi ASEAN demi kelancaran tata kerjanya.
Dalam KTT kedua di Kuala Lumpur pada bulan Agustus 1977 disepakati dan disahkan struktur organisasi ASEAN sebagai berikut :
1.    Pertemuan para kepala pemerintahan yang merupakan otoritas /kekuasaan tertinggi di ASEAN.
2.    Sidang  tahunan para menteri luar negeri ASEAN.
3.    Sidang para menteri ekonomi.
4.    Standing committee.
5.    Komite-komite.Dalam komite ini ada dua bidang yaitu bidang ekonomi dan non ekonomi.
6.    Sidang para menteri lainnya.

3.    ASEAN Secretariate
    Latar belakang pembentukan Sekretariat ASEAN.Kebutuhan akan suatu secretariat tetap ASEAN yang akana mengkoordinasikan segala kegiatan ASEAN mulai dirasakan setelah perhimpunan ASEAN berusia 6 tahun,yakni ketika para menteri luar negeri ASEAN bertemu di Pattaya,Thailand bulan April 1973.Untuk mewujudkan gagasan tersebut dibentuklah suatu Panitia Khusus yang terdiri dari para sekjen ASEAN dari kelima negara ASEAN guna membicarakan dan merumuskannya.
3.Konferensi Asia Afrika di Bandung
    Negara pemrakarsa adalah lima negara Asia ; yaitu Indonesia,Pakistan,Birma,India dan Sri Lanka.Persiapan untuk mengadakan Konferensi Asia Afrika diadakan oleh kelima Perdana Menteri negara-negara itu di Kolombopada tanggal 28 April ampai dengan 2 Mei 1954 yang bersifat penjajakan tidak resmi dan persiapan kedua diadakan di Bogor pada tanggal 29 Desember 1954.
    Kelima negara pemrakara sepakat untuk mengadakan konferensi pada tahun 1955 di Bandung,tepatnya pada tanggal 18 sampai dengan 24 April 1955.
a.    Maksud dan tujuan Konferensi Asia Afrika adalah sebagai berikut :
1.    Untuk meningkatkan kemauan baik dan kerja sama antar bangsa Asia Afrika.
2.    Untuk mempertimbangkan masalah masalah social,ekonomi,dan budaya dalam hubungannya dengan negara peserta.
3.    Untuk mempertimbangkan masalah-masalah  mengenai kepentingan khusus yang menyangkut rakyat Asia Afrika.
4.    Untuk meninjau posisi Asia Afrika dan rakyatnya dalam dunia masa kini dan saham yang dapat diberikan untuk peningkatan perdamaian dunia dan kerja sama internasional.
b.    Dasasila Bandung
    Disamping keempat tujuan konferensi diatas,dalam agenda konferensi antara lain dicantumkan tentang masalah hidup berdampingan secara damai,soal pelucutan senjata,dan senjata penghancur yang dahsyat.Konferensi ini menghasilkan prinsip-prinsip yang disetujui dan dituangkan dalam Dasasila Bandung.Dasasila Bandung ini lengkapnya sebagai berikut :
1.    Menghormati hak-hak dasar manusia dan tujuan serta asas yang termuat dalam piagam PBB.
2.    Menghormati kedaulatan dan integritas territorial semua bangsa.
3.    Mengakui persamaan ras dan persamaan semua bangsa baik besar maupun kecil.
4.    Tidak melakukan intervensi atau campur tangan dalam soal negeri negara lain.
5.    Menghormati hak tiap bangsa untuk mempertahankan diri sendiri secara sendiri atau kolektif sesuai piagam PBB.
6.    Tidak menggunakan peraturan pertahanan kolektif untuk bertindak bagi kepentingan khusus salah satu negara besar dan tidak melakukan tekanan terhadap negara lain.
7.    Tidak melakukan tindakan-tindakan atau ancaman agresi.
8.    Menyelesaikan segala perselisihan internasional dengan jalan damai.
9.    Memajukan kepentingan bersama dan kerja sama.
10.    Menghormati hokum dan kewajiban-kewajiban internasional.
    Konferensi Asia Afrika di ikuti oleh 29 negara yaitu : Afganistan,Birma,Jepang,Ethiopia,Filipina,Ghana,India,Indonesia,Irak,Iran,Kambodia,Laos,Lebanon,Liberia,Libia,Mesir,Nepal,Pakistan,Pantai Emas,China,Saudi Arabia,Sri Lanka,Sudan,Suriah,Turki,Vietnam Utara,Vietnam Selatan,Yaman,dan Yordania.
c.    Gerakan Non Blok
    Non Blok merupakan gerakan negara yang tidak termasuk pada dua kekuatan militer,yaitu NATO yang dipimpin oleh Amerika Serikat dan Pakta Warsawa yang dipimpin oleh Uni Soviet.
    Tujuan pendirian gerakan Non Blok yang utama adalah untuk meredaka ketegangan internasional dari pertentangan blok blok politik militer yang dipimpin AS dengan NATO-nya dan Uni Soviet dengan Pakta Warsawanya,disamping itu mencoba untuk menjadi penengahan dari 2 kekuatan politik militer tersebut.
1.    Negara Pendiri Gerakan Non Blok
a.    Yugoslavia yang dipimpin oleh Joseph Broz Tito.
b.    Indonesia dipimpin oleh Soekarno.
c.    Mesir dipimpin oleh Gamal Abdu Nasser.
d.    Gana dipimpin oleh Kwame Nkrumah.
e.    India dipimpin oleh Pandi Jawaharlal Nehru
2.    Konferensi Tingkat Tinggi Pertama
    KTT pertama diselenggarakan di Beograd Yugoslavia dari tanggal 1 sampai 6 September 1961 atas undangan Presiden Yosef Broz Titodari Yugoslavia,Presiden Gamal Abdu Nasser dari Arab dan Presiden Soekarno dari Republik Indonesia.
    KTT ini dihadiri oleh 26 negara asia afrika amerika latin dan eropa.Tujuannya untuk meredakan ketegangan dunia dan menunjukkan kepada dunia bahwa masih ada pihak ke tiga yang berada di luar blok yang sedang bertetangan itu.
3.    KTT Non Blok II diadakan di Kairo Mesir pada bulan Oktober 1964.
4.    KTT Non Blok II diadakan di Lusaka,Tanzania pada bulan September 1970.
5.    KTT Non Blok IV diadakan di Aljazair pada bulan September 1973.
6.    KTT Non Blok V diadakan di Kolombo Sri Lanka pada bulan Agustus 1976.
7.    KTT Non Blok VI diadakan di Havana Kuba pada akhir tahun 1979.
8.    KTT Non Blok VII diadakan di New Delhi India tengah tahun 1983.
9.    KTT Non Blok VIII dan IX diadakan di Harrare dan Beogard Yugoslavia.
10.    KTT Non Blok X diadakan di Indonesia pada tanggal 1-6 September 1992.



No comments:

Post a Comment